Kuliner Es Durian M Yamin,Pekanbaru.  Es durian ini sudah ada dari  tahun 1987. Dengan tekstur yang lembut es ini mampu menarik pelanggan untuk  datang lagi dan lagi.

Published on October 19th, 2014 | by Tim Redaksi
Tim Redaksi

0

Legitnya Es Durian di Ruko Tua

  • Tweet
  • Follow Me on Pinterest

Pekanbaru|Gurindam12.co - Foto barongsai putih saat peresmian sebuah ruko berlantai keramik berwarna merah jambu tergantung pada dinding sebelah kanan yang berwarna putih. Meja meja kayu dengan ukuran 1.5 meter kali 1.5 meter yang pada bagian atasnya dilapisi keramik berwarna merah jambu yang dari kedatangan saya sudah diisi oleh para pelanggan pada bagian atas meja terrlihat piring berisikan sate padang dan sate kuah ayam kuah kacang. Sepertinya ini adalah menu favorit yang dipesan.

Bofet es Durian M Yamin, sebagai salah satu warung tua di  Pekanbaru. Bofet ini mampu memberikan suasana yang nostalgia saat makan di  warung ini.

Bofet es Durian M Yamin, sebagai salah satu warung tua di Pekanbaru. Bofet ini mampu memberikan suasana yang nostalgia saat makan di warung ini.

Ada pemandangan menarik pada masing masing meja ini. Mangkuk-mangkuk berwarna oranye terlihat mendampingi menu makanan yang sudah dipesan oleh pelanggan. Saat saya duduk disalah satu kursi, seorang pelayan dengan sigap mendatangi meja. “ Minum apa bang?” ujarnya dengan logat batak yang terdengar jelas. “Sama seperti meja meja disebelah kak. Yang di mangkuk oranye” ujar saya., Tidak lama menunggu, mangkuk oranye pun tiba di meja saya.

Saya ada di sebuah ruko yang sudah ada sejak tahun 1992. Tidak ada perubahan sama sekali ada ruko ini. Meja meja kayu, susunan nya, lantai keramiknya, kotak penyimpan es. Semuanya sama seperti sejak awal ruko ini berdiri. Pemiliki ruko adalah bapak Li Bun Lai, beliau adalah seorang pembuat dan penjual es. Es Durian adalah minuman andalan yang dijual oleh beliau. Sebelum menempati sebuah ruko yang berada di jalan Muhammad Yamin, Pekanbaru. Pada tahun 1987, pak Li sudah menjual es durian, namun beliau masih menjula nya di depan rumah yang terletak tidak jauh dari jembatan Jalan Muhammad Yamin. Tahun 1992,pak Li pindah ke ruko yang terletak tidak jauh dari lampu merah persimpangan jalan Ahmad Yani dan Muhammd Yamin. Setelah pindah ini, es durian bikinan beliau mulai dikenal secara luas.

Es Durian M Yamin,Pekanbaru.  Es durian ini sudah ada dari  tahun 1987. Dengan tekstur yang lembut es ini mampu menarik pelanggan untuk  datang lagi dan lagi.

Es Durian M Yamin,Pekanbaru. Es durian ini sudah ada dari tahun 1987. Dengan tekstur yang lembut es ini mampu menarik pelanggan untuk datang lagi dan lagi.

Di dalam mangkuk berwarna oranye yang tadi saya pesan. Terdapat sebuah pemandangan yang menggoda. Daging buah durian yang lembut diletakkan di atas es serut yang diberi sirup merah. Pada bagian atas durian, susu coklat kental manis yang di letakkan di atas durian menambah godaan bagi saya untuk segera menyendok es ini kedalam mulut. Di bawah es serut terdapat campuran cincau, agar agar merah dan cendol berwarna putih. Bau harum durian pelan pelan masuk kedalam hidung. Sudah tidak sabar rasanya untuk menikmati legitnya durian yang ada pada es.

Kotak dan menu es yang ada di bofet es durian.Udara  Pekanbaru yang selalu panas bahkan dimalam hari. Semangkuk es durian M  Yamin mampu menghilangkan rasa panas tersebut.

Kotak dan menu es yang ada di bofet es durian.Udara Pekanbaru yang selalu panas bahkan dimalam hari. Semangkuk es durian M Yamin mampu menghilangkan rasa panas tersebut.

Saat sesendok es masuk kedalam mulut, manis daging durian langsung mendatangi lidah saya. Manisnya susu kental manis ikut menarik rasa manis durian. Es serut yang berada dibawah durian ikut meleleh di dalam mulut membawa manisnya durian, rasa tawar dari cincau yang tergigit oleh mulut saya menambah perpaduan rasa di dalam mulut. Perpaduan unik ini menyebabkan tanpa terasa saya terus menyuap es sampai sendok terakhir. Nikmat.

Pelanggan yang menikmati es Durian ini. Malam hari di  Pekanbaru adalah saat yang tepat untuk menikmati semangkuk es durian.

Pelanggan yang menikmati es Durian ini. Malam hari di Pekanbaru adalah saat yang tepat untuk menikmati semangkuk es durian.

Selain menjual es, Disini juga menjual sate Padang, siomay, sate ayam kuah kacang, mie goreng dan kerupuk kerupuk sebagai teman makan. Saya tidak memesan makanan karena memang secara khusus ingin menikmati es durian. Ucapan “ Terimakasih” yang terbuat dari kayu dicat merah pada papan berwarna putih kusam di atas pintu ruko menjadi pemandangan yang mencolok saat membayar Rp 15.000 di meja kasir. Harga ini untuk semangkuk es yang saya nikmati. Harga yang wajar untuk menikmati semangkuk es dan atmosfir tua ruko Pekanbaru. *BAM

Tags: , , , , , , ,


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑

Hot News!