Budaya Kelompok Teater Tradisi dari Jambi membawakan teater yang menyentil penambangan emas  illegal. (2)

Published on November 18th, 2014 | by Tim Redaksi
Tim Redaksi

0

Keriuhan Pameran Seni se Sumatera

  • Tweet
  • Follow Me on Pinterest

Hujan yang turun dari lepas maghrib tidak menyurutkan semangat para penonton di Anjungan Seni Idrus Tintin untuk mengisi kursi penonton. Raut muka tidak sabar terlihat dimuka para penonton, crew dari pertunjukan berulang kali bolak balik memastikan semua perlengkapan yang digunakan untuk perhelatan acara ini sudah oke.

Kelompok Teater Tradisi dari Jambi membawakan teater yang menyentil penambangan emas  illegal.

Kelompok Teater Tradisi dari Jambi membawakan teater yang menyentil penambangan emas  illegal. (2)

Kelompok Teater Tradisi dari Jambi membawakan teater yang menyentil penambangan emas  illegal. (3)

Tepat pukul 20.00 Wib, lampu menyorot sisi kanan dari panggung, sepasang mc yang menggunakan baju teluk belanga masuk dan mengucapkan salam. Pertunjukan seni siap dimulai. Acara yang dilaksanakan di anjungan seni Idrus Tintin adalah Pameran Seni se Sumatera/ PPSS. Acara ini dibuka pada hari Sabtu ( 15/11/2014) di Taman Budaya Riau yang berada di Jalan Sudirman. PPSS diikuti oleh semua Provinsi yang ada di Sumatera kecuali Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengangkat dan menggali seni yang ada di daerah serta sebagai ajang silaturahmi bagi para seniman yang ada.

Penampil dari Aceh yang menampilkan musik tradisional dari Aceh.

Alat musikl tiup yang mampu menghipnotis para pengunjung Pertunjukan Seni Sumatera di Pekanbaru

Menurut penjelasan dari pembawa acara ada enam propinsi yang akan menunjukkan kebolehannya pada malam ini. Mereka adalah Jambi, Bengkulu,Lampung, Aceh, Riau dan Sumatera Barat . Giliran pertama adalah propinsi Jambi, di panggung dengan latar belakang kain putih yang disinari lampu berwarna hijau. Pemain teater tradisi Abdul Muluk berbaris diatas panggung, mereka menampilkan teater yang menceritakan mengenai kisah seorang putri yang bernama Merkuri. Pertujunkan dari Teater Abdul Muluk mampu mengaduk perut penonton dengan berbagai macam improvisasi yang mereka lakukan. Sebagai contoh, saat saya sedang serius mendengarkan celoteh dari salah satu pemain teater, tiba tiba pemain teater ldiam sebentar dan musik latar sebuah lagu yang familiar di telinga saat ini terdengar, lagu tersebut adalah “ Cita Citata, Sakitnya tu di sini”. Gelak tawa penonton langsung pecah begitu lagu ini diputar dan para pemain teater menari. Tema yang dibawa oleh teater Abdul Muluk menceritakan mengenai dampak negatif dari penambangan emas yang terjadi di Sungai Batang Hari di Jambi. Mereka menyamarkan para penguasa yang rakus dengan seorang tuan tanah dan rakyat yang menderita karena dampak samping dari merkuri atau air raksa yang digunakan pada tambang emas dengan seorang tuan puteri yang bernama Merkuri.

Kontingen dari Bengkulu yang menampilkan tradisi mengambil tanah dalam upacara Tabuik.

Kontingen dari Bengkulu yang menampilkan tradisi mengambil tanah dalam upacara Tabuik. (2)

Dari suasana riuh teater Abdul Muluk, saya dibawa suasana mistis dari pertunjukkan kontingen yang berasal dari Nangroe Aceh Darussalam, mereka membawakan sebuah musik tradisi yang bernama Rapi’i Geurimpeng. Alat tiup tradisional yang berbentuk seperti terompet dan terbuat dari kayu yang bernama serunee ditiup dengan keras sebagai awal dari pertunjukan mereka, tiada jeda saat alat musik ini ditiup. Saya terhipnotis dengan irama dari serunee ini. Namun, tiba tiba suara kendang masuk, dan saya langsung tersentak. Tanpa jeda, mereka memukul kendang dan mengumandangkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Kontingen NAD seolah olah ingin menularkan semangat mereka pada para penonton.

Kontingen dari Lampung yang menampilkan keunikan tarian tradisi pada zaman kerajaan.

Kontingen dari Pekanbaru yang terinspirasi oleh layang layang dalam karyanya.

Setelah Aceh. Bengkulu, Lampung dan Riau tanpa malu malu menularkan semangat mereka dalam berseni dan memuaskan para penoton. Puncak dari acara mala mini adalah saat kontingen dari Sumatera Barat menampilkan pertunjukan seni yang mencampurkan antara silat tradisional, tarian dan randai. Pertunjukan ini diawali dengan masuknya tiga orang pemuda menggunakan baju tradisional dari Sumatera Barat. Mereka masuk dan berjalan kearah pentas, Di atas pentas, saat lampu menyorot sosok yang menggunakan baju tradisional ,tiba tiba saja salah seorang pemuda membuka kembangan silat. Adrenaline yang ada langsung naik, saya penasaran pertunjukkan ini akan seperti apa. Celana dengan pisak yang tinggi di tepuk tepuk oleh pemain yang berada di atas pentas. Kemudian, pemudi dengan pakaian tradisional ikut masuk dan bergabung. Mereka mulai menari mengikuti hentakan dari talempong dan tambur. Gumaman kagum dari penonton berubah menjadi sorak sorai saat dua orang pemain tambahan membawa bungkusan kain yang berisikan piring piring. Seorang pemudi yang pada awalnya menari dengan tenang sembari membawa piring, mendekati kain ini. Tiba tiba saja, dia langsung meloncat dan menari diatas piring. Sekumpulan anak baru gede yang duduk di depan saya langsung berteriak histeris saat penari perempuan ini menari diatas pecahan piring. Namun, hal ini barulah pembukaan dari kehebohan yang dibuat oleh kontingen Sumatera Barat, dua orang pemuda yang tadinya membawa kain, masuk bertelanjang dada sembari membawa dua obor api. Tiba-tiba, “wusssh”, api yang dibawa mereka membesar karena dihembus. Jika boleh meminjam istilah anak baru gede, suasana di Anjungan Seni Idrus Tintin malam ini “pecah”.

Kontingen dari Sumatera Barat yang menggabungkan antara Silat, randai dan tarian dalam Pertunjukan Seni Sumatera di Pekanbaru.

Kontingen dari Sumatera Barat yang menggabungkan antara Silat, randai dan tarian dalam Pertunjukan Seni Sumatera di Pekanbaru. (2)

Kontingen Sumatera Barat memecahkan piring dalam tarian tradisi yang mereka tempilkan.

Acara Pameran Seni Se Sumetera, taun depan akan diadakan di Bengkulu. Dan keriuhan yang ada di Anjungan Seni Idrus Tintin akan pindah ke Bengkulu tentu saja dengan cerita yang berbeda.

Tags: , , , , , , , , , , ,


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑

Hot News!

Main toto togel di Togel178 memberikan pengalaman yang menyenangkan dengan kesempatan hasil terbaik.

Platform situs Pedetogel https://pedetogel.net/ terpercaya.

Platform global seperti Colok178 selalu memperbarui sistem proteksi slot777 agar komunitas gamers tetap aman.

Jalankan misi harian yang ada di game online sabatoto untuk mendapatkan lencana virtual.

Situs https://pedetogel3.com/ terpercaya.

link login togel279 terbaru.

Link login togel178 resmi terupdate.