Ciptakan Tenaga Ahli Pembangunan Biogas Desa
Siak | Gurindam12.co - Biogas bukanlah hal yang baru dalam pengembangan energi terbarukan. Sejumlah negara telah mengaplikasikanya puluhan tahun lalu. Negara dengan populasi ternak yang cukup tinggi, seperti Amerika Serikat, India, Taiwan, China dan Korea telah memanfaatkan kotoran ternak sebagai bahan baku penghasil energi baik untuk listrik maupun untuk memasak. Saat ini di Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak Riau tak mau ketinggalan, beberapa pihak saat ini sedang melatih puluhan masyarakat desa untuk menjadi tenaga ahli dalam membuat Reaktor Biogas yang tahap awal dilakukan di Desa Bukit Harapan.
Kegiatan ini merupakan rangkaian aktivitas dalam sebuah project pengembangan biogas di Provinsi Riau yang berlokasi di Kecamatan Kerinci Kanan. Project ini mendapat dukungan dari Energy and Environment Partnership (EEP) Programme yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Kedutanan Finlandia. Sedangkan untuk pelaksana project ini adalah Yayasan Bina Usaha Lingkungan (YBUL) dan Yayasan Mitra Insani (YMI).
National Coordinator Energy and Environment Partnership (EEP) with Indonesia Nasrullah Salim ketika mengunjungi lokasi pelatihan para masyarakat desa ini mengungkapkan bahwa saat ini (19/12/12) masyarakat di Kecamatan Kerinci Kanan sedang mengadakan pelatihan pembuatan reaktor untuk biogas. “Dengan melatih para tukang yang berasal dari masyarakat lokal untuk pembuat Biodigesters yang nanti akan menjadi capasitibiling dengan adanya tenaga-tenaga ahli yang terampil, yang bisa membuat bioreaktor yang baik di Provinsi Riau terutama dari masyarakat desa.”
“Saat ini tim dari CV. Khazanah Bahari yang bertugas untuk melatih masyarakat telah membawa tenaga ahli dari Bandung yang sudah terlatih untuk melatih masyarakat yang ada di Kecamatan Kerinci Kanan ini. Kita berharap dari hasil pelatihan ini, kedepan akan ada pekerja lokal yang akan menjadi tenaga baru dan mampu untuk membuat reaktor ini,” ujar Pria yang akrab disapa Eril ini.
Dalam pelatihan ini masyarakat akan langsung diberikan pelatihan oleh tim dari Khazanah Bahari yang juga sudah pengalaman dalam bidang pembanguan rekator biogas. Dan Khazanah Bahari juga termasuk salah satu mitra dari program Biogas Rumah (BIRU) yang dikelola dan diimplementasikan oleh Hivos (Institut Kemanusiaan untuk Kerjasama Pembangunan) dengan bantuan teknis dari SNV (Lembaga Pembangunan Belanda)
Sementara itu Suprapto warga Desa Bukit Harapan Kecamatan Kerinci Kanan yang dipersiapakan sebagai tenaga ahli Biodigesters Desa mengungkapkan bahwa dirinya sangat berterimakasih dengan adanya bantuan biogas ini. Dan ini sangat membuat dirinya senang karena mendapatkan ilmu yang bermanfaat dalam pelatihan pembuatan reaktor.
Dalam pelatihan ini, materi yang diberikan terdiri dari materi ruangan dan aplikasi lapangan. Untuk materi ruangan dapat dikatakan sangat singkat karena sepenuhunya materi yang diberikan ada pada saat aplikasi lapangan. Dan untuk aplikasi lapangan, para tukang yang berasal dari masyarakat ini akan membangun 2 unit reaktor biodigester dengan ukuran masing masing 4m3. (DR).




