Jelang RASA: Jikalahari Selamatkan Pohon
Pekanbaru | Gurindam12.co Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (JIKALAHARI) Minggu (10/3) pagi dalam acara car free day melakukan aksi penyelamatan pohon di Kota Pekanbaru. Jelang Rapat Besar Anggota Jikalahari menaja aksi dengan cara mencabut paku di pohon dan menanggalkan atribut kampanye dan iklan yang ada di pohon. Aksi ini dimulai dari car free day jalan diponegoro hingga jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.
“Pohon jangan dijadikan korban untuk dijadikan sarana kampanye, pemasang iklan politik dan pengumuman lainnya. Ini jadi kebiasaan buruk para perusak pohon. Padahal pepohonan di perkotaan dibutuhkan untuk penyeimbang kondisi lingkungan, penyerap air, meminimalisir resiko banjir, peneduh jalan dan berfungsi sebagai estetika kota,” ujar seorang penggiat peduli lingkungan yang ikut dalam aksi itu Jois kepada media.
Berdasarkan UU no. 32 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup pasal 6 ayat? (1) Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan lingkungan hidup. Dan Perda No. 5 tahun 2002 Tentang Ketertiban Umum, pasal 5: Dilarang menjemur, memasang, menempelkan atau menggantung benda-benda di jalan, jalur hijau taman dan tempat umum, kecuali tempat-tempat yang telah dizinkan oleh Walikota atau Pejabat yang ditunjuk.
“Jadi tidak hanya tugas pemerintah untuk melakukan penertiban dan kebersihan, tapi ini tugas kita semua dan harus menjadi kepedulian kita semua. Kesadaran itu memang sangat jauh dari masyarakat kita, jadi untuk itulah harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama para elit-elit politik kita yang kurang dengan kesadaran itu,”tambah Jois.
Sumber Video: Ahlul Fadli
Menurut aktivis pecinta lingkungan ini, paku sangat berefek buruk terhadap perkembangan pohon, kerena dapat menyebabkan kematian sel dalam pohon terutama lapisan cambium, xylem dan floem.? Akibatnya, pengeroposan/kelapukan batang, pada jenis tertentu, seperti palem-paleman, karat pada paku bisa menyebabkan infeksi pada batang sehingga memicu pembusukan pada batang.
“Jika kita tidak peduli, maka oksigen hasil penyerapan karbon dari pohon sangat sulit di dapat oleh mahluk hidup. Tidak ada lagi peneduh jalan atau perkarangan dan penghias rumah,”kata Jois.
Jois juga menambahkan, tumbuhan merupakan organisme yang sangat berguna bagi keberlangsungan hidup manusia, karena tumbuhan berfotosintesis dengan menyerap karbon dioksida (CO2) dan menghasilkan oksigen (O2) yang sangat dibutuhkan dalam metabolisme mahluk hidup lain termasuk manusia.
Tumbuhan juga memiliki fungsi hidrologis sebagai penyimpan air terutama tumbuhan berakar tunjang, selain itu tumbuhan bisa dimanfaatkan sebagai peneduh jalan, atau pekarangan rumah, penghias taman, dan sebagainya.
“Pepohonan sangat dibutuhkan khususnya di perkotaan sebagai penyeimbang kondisi lingkungan, penyerap air meminimalisir resiko banjir, peneduh jalan, dan memiliki fungsi estetika kota. Tidak dipungkiri masih banyak fungsi-fungsi lain dari pepohonan tersebut,”lanjut Jois.
Kegiatan cabut paku di pohon ini juga rencana akan terus dilaksanakan dan mengajak masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi. Pada kesempatan itu, aktivis penggiat lingkungan ini juga sambil berorasi mengajak masyarakat.
“Kita juga melakukan pengumpulan petisi sebagai dukungan untuk tidak memaku pohon, selain itu kita juga mensosialisasikan dalam penegakan aturan pelarangan memaku puhon.
Penyelamatan pohon sebagai salah satu bagian dari ekosistem perkotaan,”jelas Jois.
Menanggapi hal tersebut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengucapkan terima kasih atas aksi yang dilakukan Jikalahari dan warga lainnya.
“Kepedulian terhadap lingkungan yang harus diapresiasi positif. Ini harus kita tiru apa yang dilakukan oleh teman-teman kita itu,”ujar Ayat Cahyadi kepada Media (10/3).
Pemko berjanji akan terus menertibkan atribut-atribut yang dipaku di batang pohon tersebut, karena akan merusak ketertiban dan keindahan kota.
“Kita berharap pelaku-pelaku yang selama ini tetap melanggar untuk mematuhi peraturan yang ada, kita juga akan instruksikan kepada dinas terkait untuk terus melakukan penertiban,”tambahnya.?Diolah dari beragai sumber
