Saatnya Desa ‘cuek’ Kepada Pemerintah
Tasikmalaya | Gurindam12.co-25 Mei 2012. Belajar bersma bagaimana pemerintah desa memanfaatkan teknologi informasi, untuk mendorong tata layanan masyarakat dan memperkenalkan potensi yang ada di desa adalah satu diantara tujuan dilaksanakannya lokakarya yang di adakan di Desa Papayan Kecamatan Jati Waras Kabupaten Tasik Malaya - Jawa Barat.
Desa yang selama ini belum diakui di website, saat ini sudah diakui dengan domain desa.id sudah di setujui oleh pemerintah. Karena sejauh ini hanya instansi-instansi pemerintah saja yag bisa mendapat domain id domain tertentu. Misalkan riau.go.id.
Acara yg dibuka oleh Yossy suparyo pukul 10.30 WIB di dampingi oleh kepala desa Papayan pak Undang dan Yossy Suparyo sebagai penggiat Gerakan Desa Membangun (GDM) sekaligus sebagai fasilitator dalam pertemuan tersebut.?Relawan GDM itu yg disebutkan oleh pak Undang Sebagai sebutan para penggiat GDM untuk membangun desanya. Karena ini berawal dari gerakan yg dipandang remeh oleh banyak orang. Ini menjadi harapan besar menjadi desa digital, sehingga adanya efesiensi waktu dan yg lainnya.
Desa sebagai miniatur negara layaknya mendapat perhatian yg cukup. Karena sejauh ini hanya dipandang sebagai objek percontohan dan tidak mempunyai kewenangan. Padahal desa adalah?wilayah negara yg harus menjadi perhatian negara.
Prinsip dasar GDM 1. Mendorong penyelenggaraan pelanayan publik yang baik, efektif dan efesien, 2. Pengembangan tata perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pembangunan yg akuntabel dan transaparan, 3. Mengelola sumberdaya desa yg berkelanjutan dengan kearifan kolektifitas nasyarakat desa, 4. Penerapan teknologi tepat guna secara mandiri dan berbasis sumber terbuka (open source).
GDM ini di haridi oleh sekitar10an desa yang ada di Kecamatan Jati Waras, serta satu desa peserta dari Sumatra yaitu dari Provinsi Riau tepatnya Desa Harapan Jaya Kec. Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir. Acara yang kemudian di tutup pada jam 3 sore kemudian di lanjutnkan foto bersama. *SP
